Advertise with us

Ditulis oleh Adhia Azka

Belum sepopuler Yogyakarta, bukan berarti ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini tidak menarik untuk dijadikan destinasi liburan. Berkeliling Kota Semarang bersama anak-anak juga seru lho. Ada banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi dan bukan hanya Lawang Sewu saja.

Anak Anda suka foto-foto? Saat ini di Semarang sudah banyak destinasi wisata dengan spot foto yang menarik. Anda ingin bernostalgia dengan menyantap beragam kuliner legendaris? Bisa! Kalau masih bingung menentukan tujuan liburan Anda dan keluarga di Semarang, intip dulu itinerary di bawah ini.

Tips: Pilihlah jadwal kereta atau pesawat pagi, sehingga Anda bisa menikmati pemandangan selama perjalanan. Sesampainya di Semarang, Anda juga bisa langsung menuju hotel untuk check in dan siap menjelajahi Kota Lumpia ini. Dijamin Anda puas berkeliling dan berfoto selama tiga hari di sini tanpa menguras kantong. Yuk kita mulai perjalanannya!

Catatan: Budget yang kami buat adalah untuk perjalanan, akomodasi dan konsumsi untuk 3-4 orang, dan belum termasuk tiket kereta ke/dari Semarang serta pengeluaran pribadi lainnya.

Baca juga:

22 Tempat wisata seru di sekitar Semarang yang tak boleh dilewatkan

14 Tempat makan di Semarang dengan pemandangan paling ciamik!

16 Tempat wisata berhawa sejuk di sekitar Semarang, Bandungan & Ungaran

23 Kuliner istimewa dan murmer di Semarang dekat Simpang Lima

 

Ini adalah panduan lengkap untuk Anda, dibuat per bagian agar lebih mudah dibaca.
Klik per bagian untuk membaca masing-masing panduan

Hari 1
Hari 2
Hari 3
Rincian Anggaran Pengeluaran
Cara ke Semarang
Rekomendasi Tempat Penyewaan Mobil

Itinerary

Hari 1

Berkeliling di Pusat Kota Semarang

Supaya waktu liburan dapat dimanfaatkan secara maksimal, kami sarankan memilih jadwal kereta api di pagi hari. Misalnya, kalau Anda berasal dari Jakarta bisa memilih Kereta Api Argo Muria dengan jadwal keberangkatan jam 07.00. Setibanya di Stasiun Semarang Tawang jam 13.00 Anda bisa langsung meluncur ke hotel untuk check in, menyimpan barang, dan berganti baju.

Rekomendasi tempat menginap hari pertama: Ibis Budget Semarang Tendean

Berlibur bersama anak, tentu Anda membutuhkan tambahan kasur kan? Nah, di hotel ini tersedia pilihan kamar Standard Double Room with Bunk Bed. Anda juga tidak perlu menambahkan biaya lagi kalau usia anak belum 11 tahun. Hemat kan?

Ukuran kamarnya memang tidak terlalu besar, tapi tetap nyaman sebagai tempat melepas lelah. Uniknya, di setiap kamar letak area toilet dan shower dipisah. Hal ini juga menguntungkan, karena Anda bisa berbagi waktu untuk menggunakan kamar mandi dengan anak atau pasangan.

Hotel ini sangat pas dipilih sebagai tempat menginap di hari pertama. Letaknya yang tidak jauh dari Stasiun Tawang menghemat waktu perjalanan Anda untuk segera sampai di hotel. Selain itu, posisinya yang strategis di pusat kota membuat Anda mudah untuk berpergian ke destinasi-destinasi wisata di sekitarnya.

Photo via evianarahma

Info selanjutnya (klik di sini)

Makan siang ala Eropa: Toko Oen Semarang – 1 jam

Selesai urusan di hotel, perut pasti sudah terasa lapar. Aha! Saatnya menikmati makanan di restoran legendaris, Toko Oen Semarang.

Restoran bernuansa Eropa ini menawarkan menu yang cukup beragam. Mulai dari camilan, makanan berat, hingga dessert bisa Anda pilih. Pilihan makanan yang disajikan di sini adalah perpaduan menu western dan tradisional khas Indonesia.

Salah satu menu yang wajib Anda coba di restoran berusia 83 tahun ini adalah bistik lidah sapi, lumpia semarang, dan waffle. Eits, sebagai penutup cobalah es krim Toko Oen yang legendaris. Jangan lupa untuk mengabadikan sesi makan siang Anda di sini, interior ruangan khas bangunan tempo dulu terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja.

Photo via always_remembers, ganaadhitya

Info selanjutnya (klik di sini)

Jalan-jalan sore penuh warna di Semarang: Kampung Pelangi – 1 jam

Semarang bukan hanya ada kota tua dan gedung-gedung tempo dulu saja. Salah satu sudutnya menawarkan sesuatu yang unik dan sedikit “meriah”.

Warna-warni yang beragam di Kampung Pelangi tentunya akan jadi pemikat utama para wisatawan, terutama mereka para penggemar fotografi.

Berkunjung ke sini dijamin tidak akan membuat Anda bosan. Selalu ada spot baru yang menarik untuk berfoto ria. Kalau Anda menyusuri Kampung Pelangi hingga puncaknya, di sore hari Anda bisa menikmati sunset dan pemandangan Kota Semarang.

Sebelum beranjak ke tempat lain, coba langkahkan kaki ke Taman Kasmaran. Berdiri di Taman Kasmaran  dan dapatkan latar belakang foto yang cantik menampilkan lansekap Kampung Pelangi yang berwarna-warni.

Photo via TripCanvas

Info selanjutnya (klik di sini)

(Opsional)  Megahnya ikon Kota Semarang: Lawang Sewu

Sudah menginjakan kaki di Semarang, rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi salah satu ikon kotanya. Sebuah gedung bersejarah dengan desain yang megah akan membuat Anda berdecak kagum saat mengitari bangunan ini.

Beberapa waktu lalu, bangunan yang dijuluki seribu pintu atau lawang sewu ini memang dikenal angker. Tapi sekarang, gedung ini sudah  ditata dengan cantik sehingga kemegahan desainnya semakin terpancar. Selain berfoto, di sini Anda juga bisa mempelajari sejarah perkeretaapian di Indonesia.

Untuk mendapatkan suasana yang berbeda, coba datang menjelang malam. Atau Anda bisa sekadar berfoto dengan latar belakang gedung Lawang Sewu yang berhias lampu di malam hari.

Jadi, sebenarnya ada berapa pintu di gedung ini?

Photo via TripCanvas, adhitiya.wibhawa

Info selanjutnya (klik di sini)

Makan malam murah meriah nan lezat di Simpang Lima: Nasi Liwet Bu Widodo – 30 menit)

Di Nasi Liwet Bu Widodo, Anda bisa memilih sendiri menu lauknya sesuai selera. Ada ayam atau telur yang bisa dipadukan dengan sambal goreng pepaya. Pedasnya bikin nagih!

Seporsi nasi ayam berisi nasi, suiran ayam, krecek, tahu bumbu kuning, telur, dan disiram dengan kuah kuning.

Penyajiannya yang menggunakan alas daun pisang membuat citarasa nasi ayam ini semakin lezat. Anda pun bisa langsung menyantapnya sambil duduk lesehan bersama pembeli lainnya.

Photo via endahdwi.ekowati

Info selanjutnya (klik di sini)

(Opsional – saat weekend) Merasakan  suasana meriah pasar malam: Pasar Semawis

Saat liburan, lupakanlah sejenak yang namanya ‘diet’. Luangkan waktu untuk berwisata kuliner, menjajal semua penganan khas yang ada di sana.

Dan tempat terbaik untuk melakukannya adalah di pasar malam! Buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu, Pasar Semawis berlokasi di sepanjang jalan Gang Warung, Pecinan yang sengaja ditutup khusus untuk pasar malam.

Awalnya Pasar Semawis dibuka hanya untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2004, namun akhirnya berlanjut tiap akhir pekan hingga sekarang.

Dari berbagai makanan kaki lima khas Cina sampai aneka menu tradisional Semarang semua tersedia di surga kuliner ini. Dari pisang rebus, sate, sampai menu steamboat semua ada!

Photo via abi_shihab, TripCanvas, denybatota, listjajan

Seperti pasar malam pada umumnya, Anda tak akan pernah menduga bakal menemukan hal seru apa di sini. Mainan tradisional, pernak-pernik lucu, hingga perhiasan unik dapat dijumpai, bahkan Anda bisa diramal di salah satu booth-nya lho!

Info selanjutnya (klik di sini)


Hari 2

Liburan musim dingin di selatan Semarang

Selamat pagi! Saatnya check out dari hotel dan menempuh perjalanan seru menuju sisi lain dari Semarang.

Jika di pusat kota Anda disuguhkan dengan bangunan tempo dulu, perjalanan kali ini akan membawa Anda ke wilayah Ungaran dan Ambarawa. Hawa pegunungan yang sejuk dan pemandangan alam yang indah siap menyambut Anda. Jangan lupa siapkan kamera karena akan ada banyak sekali spot foto menarik yang tidak boleh dilewatkan.

Sarapan favorit orang Semarang: Soto Bokoran – 1 jam

Sebelum mulai perjalanan, sebaiknya isi perut terlebih dulu. Soto Bokoran yang legendaris bisa menjadi pilihan sarapan Anda. Tempat ini selalu ramai oleh warga Semarang ataupun wisatawan yang berasal dari luar kota. Bahkan tak jarang Anda perlu antre untuk mendapatkan tempat duduk.

Semangkuk soto yang berisi nasi, potongan seledri, bihun, suiran ayam, dan bawang goreng yang disiram kuah bening dapat Anda nikmati di sini. Jangan lupa tambahkan gorengan atau aneka sate sebagai pelengkap menu sarapan Anda.

Perkedel kentang di sini wajib Anda coba, saking enaknya setiap baru disajikan di meja langsung ludes.

Photo via stfgun

Info selanjutnya (klik di sini)

Surganya penggemar selfie: Ayanaz Gedong Songo – 1,5 jam

Ingin menambah stok foto untuk feed Instagram Anda? Coba saja untuk mencoba wisata selfie di Ayanaz Gedong Songo. Ada banyak tempat foto yang bisa ditemukan di sini.

Lokasi wisata yang ada di wilayah Candi Gedong Songo ini punya lebih dari 30 spot foto lho. Anda bisa berfoto sambil duduk santai di sofa tengah kolam, berfoto di hammock, atau duduk di antara bantal-bantal lucu juga boleh.

Masih ada lagi yang lebih menarik yaitu bubble tent dan balon udara, namun jika ingin berfoto di bubble tent Anda perlu membayar biaya tambahan Rp5.000 per orang kecuali anak dibawah 2 tahun.

Photo via akunengkene, hendrianphotography

Info selanjutnya (klik di sini)

Dibuat takjub dengan pemandangan Ambarawa: Eling Bening – 2 jam

Kali ini Anda akan beranjak ke wilayah Ambarawa, tenang masih ada spot foto lainnya yang tidak boleh dilewatkan. Eling Bening, di sini Anda bisa menikmati pemandangan Rawa Pening yang dijamin tidak akan membuat Anda pening.

Kalau datang ke sini saat weekend, sesekali Anda bisa lihat kereta uap wisata yang hilir mudik dari Museum Kereta Api Ambarawa. Selain menikmati pemandangan, Anda juga bisa berenang dan menyantap beragam menu makanan untuk mengisi perut.

Eits, ada spot foto baru di Eling Bening. Sebuah perahu berkepala naga cocok jadi tempat Anda berfoto bersama keluarga.

Photo via ristinadeki, aryadidarwanto

Info selanjutnya (klik di sini)

(Opsional) Ngopi/Ngeteh Sore di Joko Kopi

Sore-sore enaknya santai sambil menikmati secangkir kopi atau teh. Apalagi kalau Anda bisa menikmatinya sambil ditemani bentang alam yang indah, semakin sempurna!

Coba pilih tempat duduk di area outdoor atau lantai 2 untuk mendapatkan panorama hemparan sawah yang hijau. Tapi kalau terpaksa harus duduk di dalam juga tidak masalah karena tempatnya yang dikelilingi jendela kaca membuat Anda leluasa untuk melihat pemandangan sekitar dari sudut manapun. Ditambah lagi aroma kopi yang begitu kental di area indoor semakin menggoda Anda untuk mencicipinya.

Tapi kalau Anda bukan pecinta kopi, chrysanthemum tea akan menghangatkan sore Anda. Ingin minuman dingin? Coba signature blended-nya saja, Joko Cookies Mint, so creamy!

Photo via cintiaretno, ayundaard

Info selanjutnya (klik di sini)

Makan malam memanjakan perut, mata, dan hasrat berbelanja: Joglo Agung Resto – 2 jam

Resto yang berkonsep tradisional namun berkesan mewah ini memadukan antara tempat makan, galeri benda-benda antik dan unik, serta keindahan alam pegunungan yang begitu menawan. Setiap sudutnya bakal cantik untuk jadi background foto-foto.

Lokasi favorit pengunjung yang datang ke resto ini adalah area outdoor yang teduh di bawah naungan pohon cemara dengan pemandangan alam bebas yang menyejukkan.

Aneka olahan iga menjadi menu andalan di sini, seperti Iga Bakar, Iga Penyet dan Iga Tongseng. Bisa dibayangkan kan betapa nikmatnya menyantap daging yang empuk dengan bumbu istimewa di tengah ademnya hawa pegunungan?

Untuk Anda hobi berburu barang antik, pegang dompet Anda erat-erat, karena barang-barang antik yang terdapat di sini bukan sekadar pajangan saja, namun juga dijual, dari yang harganya puluhan ribu hingga puluhan juta rupiah pun ada!

Photo via dewisaputriayr

Info selanjutnya (klik di sini)

Rekomendasi tempat menginap hari pertama: The Wujil Resort

Resort berdesain modern ini menawarkan keindahan Ungaran langsung dari depan kamar tidur Anda.

Terdapat restoran yang lokasinya berada di atas danau buatan dengan pilihan makanan enak dan ramah di kantong. Pemandangan indah pegunungan di kejauhan dapat dinikmati dari area outdoor yang dilengkapi bean bag warna-warni, seru untuk dipakai untuk kumpul bersama keluarga.

Jangan khawatir jika Anda membawa anak menginap di resort ini karena ada taman bermain yang bisa jadi hiburan si kecil selama menginap. Ada pula kolam renang yang berada di samping hotel dengan view pegunungan.

Bagi Anda yang suka berfoto, ada banyak sekali spot-spot foto kece yang tidak boleh dilewatkan. Mulai dari lorong yang dipenuhi hiasan topi caping, restoran yang memiliki interior menarik hingga kolam ikan yang ditata apik mirip dengan sungai alami lengkap dengan bebatuan.

Photo via ayuretnodr, ronnywibowo_lie

Info selanjutnya (klik di sini)


Hari 3

Kembali ke kota dan bernostaliga di Kota Lama

Hari terakhir berlibur di Semarang harus dimanfaatkaan sebaik mungkin. Dari dataran tinggi, sudah saatnya kembali ke kota dan bernostalgia di tempat-tempat legendaris. Jangan lupa mampir ke toko oleh-oleh untuk membeli buah tangan sebelum pulang.

Segarnya menghirup udara pagi bercampur aroma kopi: Pondok Kopi Umbul Sidomukti – 1,5 jam

Sebagai pecinta kopi sejati, tentu Anda tak mau melewatkan merasakan pengalaman ngopi di lereng gunung dengan pemandangan yang selalu indah baik pagi, siang, sore maupun malam.

Tempat nongkrong asik ini terletak di lereng gunung, di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut. Rasanya seperti negeri di atas awan! Perpaduan antara hangat dan harumnya aroma kopi dengan udara pegunungan yang bersih dan sejuk tentu membuat segalanya tambah nikmat.

Ada tiga area tempat duduk yang terdapat di Pondok Kopi Umbul Sidomukti, yaitu di dalam ruangan, di teras, serta di halaman yang terbuka.

Meskipun bernama pondok kopi, namun opsi minuman yang ditawarkan cukup beragam. Selain kopi ada minuman tradisional penghangat tubuh yang cocok dinikmati di tengah hawa sejuk (bajigur, sekoteng, bandrek, wedang jahe), cokelat panas juga teh poci. Sedangkan makanannya antara lain roti bakar, pisang bakar, French fries, bakmi goreng, sampai paket nasi. Pokoknya tak perlu takut kelaparan. Apalagi harganya amat sangat terjangkau!

Photo via fahmifahimm, basuki9230

Info selanjutnya (klik di sini)

Kembali ke “peradaban” dan jalan-jalan di Kota Lama Semarang – 2 jam

Setelah puas menikmati dataran tinggi Semarang, kini saatnya kembali ke hotel untuk check out. Selanjutnya, arahkan kendaraan Anda menuju Kota Lama Semarang.

Kota Lama Semarang memberikan pemandangan ala tempo dulu dengan beragam gedung peninggakan Belanda yang masih berdiri kokoh. Di area Kota Lama, Anda bisa menuju Gereja Blenduk atau sekedar duduk-duduk untuk menikmati suasana Kota Lama. Selain itu, Anda juga bisa berfoto dengan background “dinding berakar” yang legendaris.

Jika perut terasa lapar setelah berkeliling, di area ini juga banyak tempat makan yang bisa Anda pilih.

Photo via adeliaazzahra97, TripCanvas

Info selanjutnya (klik di sini)

Makan siang kuliner legendaris: Nasi Goreng Babat Pak Karmin Mberok – 1 jam

Sudah berkeliling kota, saatnya kembali mengisi perut Anda. Kali ini, menu nasi goreng babat bisa jadi pilihan. Terdengar sederhana tapi kelezatannya nasi goreng berusia hampir setengah abad ini meledak di mulut.

Nasi goreng babat yang dihidangkan di atas piring beralaskan daun pisang langsung disajikan di meja Anda. Sekali suap, Anda akan langsung mengerti mengapa banyak orang kembali datang ke sini untuk sekedar menikmati nasi goreng babat-nya. Dagingnya yang empuk setelah diolah selama delapan jam semakin nikmat karena kaya akan bumbu.

Jika Anda tidak suka jeroan, nasi goreng ayam gongso ataupun nasi goreng telur tersedia di sini. Jadi tidak ada alasan untuk melewatkan kuliner yang satu ini.

Photo via ari.gherehwicaksono, bubueataway

Info selanjutnya (klik di sini)

Jangan lupa belanja buah tangan untuk rekan atau kerabat sebelum pulang

Sudah selesai liburan, saatnya membeli oleh-oleh untuk sanak saudara atau teman terdekat. Anda bisa menuju Jalan Pandanaran yang memang dikenal sebagai surganya tempat oleh-oleh. Ada banyak hal yang bisa dijadikan buah tangan dari Semarang, salah satunya adalah beragam makanan khas kota ini. Sebagai rekomendasi, berikut dua tempat pilihan untuk Anda berburu oleh-oleh.

a. Bandeng tulang lunak yang identik dengan Semarang: Bandeng Juwana Erlina

Nama tokonya memang Bandeng Juwana, tapi yang dijual di sini tidak melulu bandeng presto yang memang menjadi salah satu makanan khas Semarang. Anda juga bisa membeli wingko, keripik, pia, moci, bahkan lunpia juga. Jika sudah selesai berbelanja, hasil berburu oleh-oleh bisa langsung dikemas rapi menggunakan kardus.

Photo via bandengjuwana

Info selanjutnya (klik di sini)

b. (Opsional) Rela mengantre demi jajanan khas nan lezat: Loenpia Gang Lombok

Berkunjung ke Kota Lumpia, belum sah kalau tidak mencicipi lumpia di tempat legendaris ini. Inilah kedai lumpia tertua di Semarang, Lumpia Gang Lombok yang tersohor.

Di siang hari, kedai ini selalu ramai bahkan tak jarang pembeli harus menunggu untuk mendapatkan lumpia ini. Jika Anda punya banyak waktu senggang menunggu jadwal keberangkatan kereta, bisa langsung arahkan kendaraan Anda ke sini.

Kalau Anda tertarik untuk membawanya pulang sebagai oleh-oleh dan butuh jumlah yang banyak, disarankan untuk pesan sehari sebelumnya.

Info selanjutnya (klik di sini)


Rincian Anggaran Perjalanan

Transportasi: Rp1.050.000
Hari 1: Rp250.000 (sewa mobil)
Hari 2: Rp250.000 (sewa mobil)
Hari 3: Rp150.000 (sewa mobil)
BBM, Parkir & Tol: Rp400.000

Akomodasi: Rp566.468
Hari 1: Rp270.270
Hari 2: Rp296.198

Makanan: Rp800.000 (asumsi harga pesanan minimum)
Hari 1: Rp55.000 x 4 = Rp220.000
Hari 2: Rp85.000 x 4 = Rp340.000
Hari 3: Rp60.000 x 4 = Rp240.000

Aktivitas: Rp180.000 (sesuai yang direkomendasikan, tidak termasuk belanja)
Hari 1: –
Hari 2: (Rp30.000 x 4) + (Rp15.000 x 4) = Rp180.000
Hari 3: –

Total: Rp2.596.468 atau sekitar Rp649.117 per orang (belum termasuk transportasi dari/ke Semarang)

 

Cara ke Semarang

1. Dari Jakarta

a. Kereta Api

Untuk jadwal pemberangkatan pagi dari Stasiun Gambir, Anda bisa memilih Kereta Api Argo Muria. Untuk Kelas Eksekutif harganya berkisar Rp350.000 dengan menempuh perjalanan selama 6 jam. Anda juga bisa berangkat dari Stasiun Pasar Senen untuk Kereta Api Tawang Jaya Premium Kelas Ekonomi dengan harga tiket berkisar Rp230.000 dan menempuh perjalanan selama 6 jam 40 menit.

b. Pesawat

Ada beberapa maskapai yang menawarkan penerbangan langsung ke Semarang di antaranya adalah Lion Air, Citilink, Batik Air, Sriwijaya Air, NAM Air, dan Garuda Indonesia. Dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 20 menit, harga tiket dijual mulai harga Rp466.000.

2. Dari Jogja

a. Kereta Api

Saat ini Anda bisa memilih kereta Joglosemarkerta dengan waktu tempuh 7 jam 39 menit. Harga tiket yang ditawarkan adalah Rp196.000 untuk kelas eksekutif dan Rp112.000 untuk kelas ekonomi. Jadwal keberangkatan dari Stasiun Yogyakarta adalah pukul 07.10 untuk jadwal pagi.

b. Travel

Pilihan transportasi lain dari Yogyakarta menuju semarang adalah dengan menggunakan travel Joglosemar. Berangkat setiap jam mulai dari jam 05.00 setiap harinya. Untuk harga Premium Single Seat yaitu Rp115.000 sementara untuk kursi reguler dijual seharga Rp85.000.

3. Dari Surabaya

a. Kereta Api

Modal kereta api yang dapat dipilih untuk berlibur ke Semarang dari Surabaya adalah Kereta Api Maharani kelas Ekonomi dengan harga Rp49.000. Perjalanan dimulai dari Stasiun Pasar Turi dengan menempuh perjalanan selama 4 jam 28 menit. Anda juga bisa memilih kelas eksekutif dari Kereta Api Argo Bromo Anggrek yang dijual seharga Rp355.000 dengan waktu tempuh 3 jam 20 menit.

b. Pesawat

Beberapa maskapai menawarkan penerbangan langsung menuju Semarang diantaranya adalah Citilink, Wings Air, NAM Air, dan Garuda Indonesia. Waktu tempuh rata-rata yaitu satu jam perjalanan dengan harga tiket mulai dari Rp535.000.

Rekomendasi Tempat Penyewaan Mobil

Suket Rent Car

Aqilla Rent Car

Tripzi Car

Gimana, apakah Anda tergoda untuk segera mewujudkan liburan menyenangkan bareng seluruh keluarga ini? 

Semua yang tercantum di atas merupakan data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan/update terbaru yang Anda ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaharui. Terima kasih!
Beritahu kami

Advertise with us