Advertise with us

English version: https://indonesia.tripcanvas.co/bali/best-waterfalls-bali/

Ditulis oleh Imron Ramadhan
Cerita oleh Oceana Setaysha, Fiona Davies

Anda tentu sudah sering mendengar tentang pantai-pantai tersembunyi, pemandian air panas alami, dan vila-vila mewah yang ada di Bali.

Cek juga -> 11 pantai tersembunyi di Bali dengan pesona yang tiada duanya

15 tempat wisata di Bali paling hits di Instagram yang wajib dikunjungi

Tapi tahukah Anda kalau di Pulau Dewata ini juga terdapat sejumlah air terjun indah, yang kebanyakan berada di lokasi yang jarang terjamah oleh wisatawan?

Nah, kalau jiwa petualang Anda terusik dan ingin menikmati Bali yang jauh dari keramaian, sekarang kami  akan mengajak Anda ke beberapa lokasi air terjun tersembunyi. Dijamin, tempat-tempat ini akan membuat jiwa raga Anda segar kembali!

1. Dua suguhan menawan – Air Terjun Banyumala

Untuk mencapai air terjun yang satu ini Anda harus melalui jalanan yang curam, namun begitu tiba di sana, semua  usaha akan tersebut terbayar lunas.

Dua air terjun yang letaknya berdampingan ini menyuguhkan sebuah simfoni alam yang amat spektakuler dan keindahan yang sukar diungkapkan dengan kata-kata. Anda harus melihatnya langsung!

Photo via Yudik Photography

Di sini yang terdengar hanyalah suara curahan air melewati celah dinding bebatuan di antara hamparan pepohonan hijau, sebelum akhirnya jatuh ke kolam alami dengan air yang begitu jernih dan sejuk. Silakan kalau Anda ingin terjun ke kolam tersebut, karena tidak terlalu dalam. Jangan lupa, bawa serta kamera anti-air untuk berfoto-foto.

Photo via: komangayutriadnyani

Berlokasi di Desa Wanagiri (dekat Danau Buyan), kami sarankan Anda menggunakan jasa pemandu agar dapat menemukan tempat ini dengan mudah.

Air Terjun Banyumala

Lokasi: Desa Pakraman Wanagiri, Sukasada, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Jika Anda berangkat dari Singaraja, cari jalur Singaraja-Bedugul. Setelah tiba di lokasi puncak yang terdapat banyak kera, cari arah menuju Gobleg dan ikuti terus jalan tersebut sejauh beberapa kilometer hingga melihat plang bertuliskan Air Terjun Banyumala. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-

2. Spa alami dengan air yang mengalir ke laut: Air Terjun Peguyangan

Jangan bayangkan air terjun ini seperti air terjun di Bali yang menumpahkan air dari ketinggian vertikal dan berada di kawasan pegunungan.

Cek juga -> Panduan wisata lengkap ke 3 pulau paling eksotis di Bali : Lembongan, Ceningan dan Penida

Air Terjun Peguyangan merupakan  mata air yang mengalir menyusuri lereng bertingkat yang tidak terlalu tinggi sebelum akhirnya menuju ke laut.

Photo via: travellifelove

Nah, di lereng bertingkat sebelum menuju laut tersebut Anda dapat menikmati ‘spa alami’, dan merasakan sensasi dipijat oleh air yang mengalir deras melalui celah-celah bebatuan dan birai yang dangkal.

guyangan-via-m_magetsari
Photo via: m_magetsari

Untuk mencapai mata air tersebut Anda harus menuruni tangga yang cukup curam di dinding tebing. Setelah sekitar 460 anak tangga, barulah Anda dapat melihat pemandangan aliran air bertingkat yang indah sekaligus menyegarkan tersebut.

guyangan-steps-via-ikbalalex
Photo via ikbalalex
Photo via: travellifelove
guyangan-waterfall-via-rian3103
Photo via: Rian

Air Terjun Peguyangan

Lokasi: Desa Batu Kandik, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
Cara ke Sana: Air terjun ini agak sulit untuk ditemukan – bahkan warga lokal banyak yang tidak mengetahuinya. Untuk menuju Peguyangan, rencanakan perjalanan Anda  bersama tour operator yang berpengalaman, atau sewa kendaraan pribadi dengan pengemudi yang tahu cara ke surga tersembunyi ini. Koordinat di sini

Catatan: Anda diwajibkan untuk mengenakan sarung saat memasuki kawasan air terjun. Jika tidak membawa sarung sendiri, Anda dapat menyewanya di lokasi dengan harga Rp10.000.


3. Si kembar yang mulai tenar: Air Terjun Tibumana

Dulunya lokasi tempat Air Terjun Tibumana sangat terisolasi, namun kini perlahan-lahan potensi atraksi alam yang satu ini mulai naik daun.

Photo via: gramosphere

Terletak di daerah Bangli, Anda akan dibuat terpukau oleh tak hanya satu melainkan dua buah air terjun yang nyaris simetris dan menjadi tirai air bagi gua yang terletak di bagian bawahnya.

Masing-masing air terjun memiliki ketinggian 20 meter, dengan pemandangan sekeliling berupa dinding bebatuan besar yang menghijau terselimuti lumut, pepohonan, serta kolam dengan air yang begitu bening.

Photo via: whatsthehelen

Saran kami, sebelum berkunjung ke tempat ini, persenjatailah diri Anda dengan kamera waterproof  atau setidaknya pelindung anti air. Karena dijamin, setibanya di sana hasrat untuk berfoto-foto akan terasa menggebu-gebu!

Air Terjun Tibumana

Lokasi: Banjar Bangun Lemah Kawan, Desa Apuan, Susut, Kabupaten Bangli. Dekat Tukad Campuhan. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp5.000,-

4. Air terjun mini di pinggir pantai: Pantai Melasti, Tanah Lot

Ingin menikmati sunset sekaligus air terjun di tepi pantai?

Maka Anda harus melipir ke Pantai Melasti (yang di Tanah Lot ya, bukan Ungasan).  Selain menyajikan panorama pantai yang indah dengan pasir yang lembut dan batu-batu karang, di sini Anda juga akan menemukan air terjun kecil!

6-1-melasti-beach-via-ManButur-Photography
Photo via ManButur Photography

Di mana lagi Anda bisa mengabadikan matahari tenggelam, lautan, pesisir pantai, serta air terjun yang mengalir dari tebing dalam satu frame?

6-2-melasti-beach-via-Monthon-Wachirasettakul
Photo via Monthon Wachirasettakul

Saking kerennya, hasil foto yang dihasilkan sangat layak untuk menggantikan foto cover Facebook Anda yang lama!

Pantai ini bisa dicapai dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 15 menit saja dari Tanah Lot.

6-3-melasti-beach-via-Pandu-Adnyana
Photo via Pandu Adnyana

Tenang, di sini Anda tak akan terganggu oleh ramainya pengunjung, karena Pantai Melasti masih termasuk kategori pantai tersembunyi yang belum terlalu popular di kalangan wisatawan.

Pantai Melasti, Tanah Lot

Cara ke Sana: Pantai Melasti terletak di sepanjang Jalan Padma, sekitar 15 menit berkendara dari Bandara Ngurah Rai. Koordinat di sini
Catatan: Fenomena air terjun ini sifatnya musiman. Saat musim kemarau Anda tak akan bisa menyaksikannya. Jadi waktu yang tepat mengunjunginya adalah sekitar akhir dan awal tahun.

5. Rahasia terpendam di ujung 500 anak tangga: Air Terjun Nungnung

Sembilan ratus meter di atas permukaan laut, tepatnya di sebuah desa kecil nan terpencil, tersimpan sebuah keindahan alam yang luar biasa, Air Terjun Nungnung.

Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 50 meter dengan debit air yang cukup besar, sehingga arus airnya pun lumayan kencang. Dan di bawahnya terdapat sebuah kolam yang begitu menyejukkan.

Terdengar menggoda, bukan? Namun perjalanan menuju kesana sangatlah menantang. Karena air terjun ini terletak di dasar sebuah jurang, maka Anda harus menuruni setidaknya 509 buah anak tangga untuk mencapainya.

Tapi tenang saja, di bawah Anda akan dibuai oleh pesona air terjun fantastis yang dikelilingi oleh pepohonan hijau nan asri.

Photo via: Jordan Crookes Photography

Pemandangan yang amat sempurna!

Air Terjun Nungnung

Lokasi: Desa Pelaga, Petang, Kabupaten Badung
Cara ke Sana: Dari Denpasar menuju Air Terjun Nungnung memakan waktu 90 menit ke arah utara Sangeh. Jarak tempuh kurang lebih 45 kilometer, dengan rambu-rambu yang jelas. Lahan parkir tersedia, dan Anda perlu membeli tiket sebelum menuruni anak tangga. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp3.000,-

Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Kintamani

6. Air terjun bercabang: Air Terjun Alling-Aling

Untuk menuju air terjun yang mengagumkan ini pengunjung paling tidak harus melewati dua air terjun kecil di sebuah sungai kecil, serta menuruni ratusan anak tangga.

Air terjun setinggi 35 meter ini amat unik, karena sebelum jatuh ke kolam di bawah, arusnya terpecah menjadi dua bagian dengan debit air yang berbeda. Air terjun sebelah kanan lebih deras daripada yang sebelah kiri.

Pernah melihat yang seperti ini sebelumnya?

Ketimbang hanya melihat fotonya saja, lebih baik Anda lihat dengan mata kepala sendiri agar semakin terpana.

Kelebihan lain yang membuat air terjun ini sangat unik adalah adanya aliran air yang menciptakan sensasi layaknya perosotan alami.

Photo via: ibhekti

Kalau Anda sudah tak sabar ingin merasakan serunya meluncur di perosotan alami, buruan ke sana!

Air Terjun Aling-Aling

Lokasi: Desa Sambangan, Sukasada, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Jika berangkat dari Kota Denpasar, ambil arah ke Singaraja. Menjelang masuk Kota Singaraja terdapat pertigaan, ambil arah ke kiri menuju Terminal Sukasada. Ikuti jalan tersebut hingga sampai pertigaan depan Balai Desa Sambangan. Di sebelah kanan jalan dekat pertigaan tersebut terdapat plang bertulis Aling-aling Waterfall. Ambil arah ke kiri dan ikuti jalan tersebut sekitar 2km hingga tiba di lokasi. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Gratis.
Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Singaraja

7. Bertualang ke tujuh air terjun: Air Terjun Sekumpul

Kalau Anda gemar menjelajah, maka Anda harus coba berkunjung ke tempat wisata alam yang satu ini: Air Terjun Sekumpul.

Photo via: Dwi Sucipta BlackMajesty Photography

Meskipun daya tarik Air Terjun Sekumpul sudah jadi rahasia umum, namun berhubung akses menuju ke sana tidak gampang, tempat ini akhirnya tidak banyak disambangi pengunjung.

Photo via: ArtStudio23

Perjalanan untuk mencapai air terjun ini terbilang sangat berat. Anda harus menuruni banyak pijakan yang licin dan menyeberangi sungai agar dapat melihat air terjun ini dari dekat.

Photo via TripCanvas

Dengan mengeluarkan sedikit biaya ekstra, Anda dapat meminta tolong penduduk sekitar untuk mengantar aja hingga ujung jalan, di mana Anda harus melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 50 meter sebelum dapat menikmati keindahan air terjun.

Photo via TripCanvas

Namun hal yang paling menarik dari Air Terjun Sekumpul adalah jumlahnya yang bukan hanya satu, melainkan tujuh buah! (makanya dinamai “sekumpul”).  Ketujuh air terjun tersebut letaknya saling berdekatan dan yang paling besar memiliki ketinggian 50 meter.

Bagaimana, tergoda untuk mengunjunginya?

Catatan: Di area gerbang masuk, akan ada sekelompok orang di sekitar loket yang menawarkan jasa pemandu dengan ongkos Rp200.000,- dan mereka akan bersikeras kalau Anda wajib ikut tur mereka. JANGAN termakan tipuan mereka. Rute menuju Air Terjun Sekumpul cukup terawat dan Anda dapat dengan mudah melakukannya sendiri. Meskipun nanti akan bertemu 2-3 persimpangan, tinggal bertanya saja arahnya pada warga setempat. Dijamin tak akan tersesat.  

Air Terjun Sekumpul

Lokasi: Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Dari Denpasar, Anda tinggal mengarah ke Singaraja hingga menemukan Desa Sekumpul . Lama perjalanan diperkirakan menempuh waktu 2 jam dengan penunjuk jalan yang mudah. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-
Tempat menginap: Cari hotel di sekitar Singaraja

8. Satu-satunya air terjun di dataran rendah: Air Terjun Tegenungan

Berbeda dengan air terjun lain di Bali yang terletak di kawasan pegunungan atau dataran tinggi, Air Terjun Tegenungan terletak di dataran rendah.

Selain memiliki pemandangan sekitar yang hijau yang asri, air terjun ini terkenal akan debit airnya yang cukup besar, sehingga cocok bagi Anda yang ingin berenang atau sekadar menikmati keindahan alam.

Photo via febrian

Tak jauh dari air terjun ini tedapat pura dan tempat pemandian, sehingga menjadikan Air Terjun Tegenungan sebagai lokasi favorit penduduk sekitar yang ingin kabur dari hiruk pikuk kota. Apalagi lokasinya termasuk mudah ditemukan.

Photo via crzrachelle

Air Terjun Tegenungan

Lokasi: Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Sukawati, Kabupaten Gianyar
Cara ke Sana: Jika dari Denpasar, lewat Pasar Sukawati kemudian lanjutkan perjalanan sampai bertemu pertigaan Sakah (ada patung bayi), lalu ambil arah ke Jalan Wisma Gajah Mada. Begitu tiba di perempatan, belok kanan. Waktu tempuh sekitar 30 menit. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,-
Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Ubud

9. Air yang sejuk, udara segar dan sebersit aroma kopi: Air Terjun Blemantung

Tersembunyi oleh tebing yang menjulang tinggi, Air Terjun Blemantung (atau Blahmantung) menawarkan pemandangan asri dan alami yang belum banyak dikunjungi wisatawan.

Berlokasi di antara perkebunan kopi, Air Terjun Blamantung memiliki ketinggian 50 meter dan jauh dari keramaian kota, sehingga sempurna untuk Anda yang ingin berendam menikmati air dan udara yang sejuk.

Kalau Anda perhatikan dengan seksama, saat menghirup napas dalam-dalam Anda pun bisa merasakan samar-samar aroma kopi segar!

Air Terjun  Blemantung

Lokasi: Desa Pujungan, Pupuan, Kabupaten Tabanan
Cara ke Sana: Jaraknya sekitar 75km dari Denpasar atau kurang lebih 2 jam perjalanan. Setelah melewati Tabanan, tiba di Antosari lalu ambil belokan ke kanan menuju Desa Pujungan. Akses ke Air Terjun Blemantung cukup baik karena Desa Pujungan melewati Jalan Raya Denpasar-Seririt-Singaraja dengan panorama sawah bertingkat yang amat cantik. Koordinat di sini.
Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Munduk

10. Taman-taman indah dan dinding batu yang unik: Air Terjun Jembong

Katanya, air terjun ini merupakan air terjun dengan penataan terbaik di Bali. Bayangkan, baru memasuki akses masuk Air Terjun Jembong saja Anda bakal langsung disambut oleh taman mkecil yang indah dengan beberapa kolam ikan dan penataan tanaman yang begitu rapi.

Hal unik lain dari Air Terjun Jembong adalah ketika menuju lokasi air terjun, kalau biasanya kita harus berjalan menuruni sebuah lembah, maka di sini terbalik! Kita harus naik ke atas.

Photo Via Eppyredana

Dan di beberapa sudut ada lagi beberapa kolam ikan yang indah, sampai-sampai salah satu diantaranya dinamakan Kolam Sefie. Tanya kenapa?

Air Terjun Jembong ini memiliki dua tingkat dengan air yang jernih, berarus deras dan bertipe bebatuan, sehingga airnya tidak jatuh langsung ke kolam dibawahnya tapi mengalir lewat bebatuan. Tepat dibawahnya ada sebuah kolam dan anda bisa berenang di dalamnya.

Photo Via Md.widhiarta,Mang_ris

Anehnya, meskipun ada fasilitas gazebo, toilet, dan tempat ganti pakaian, ternyata air terjun ini masih gratis lho! Pengunjung hanya perlu mengisi buku tamu.

Air Terjun Jembong

Lokasi: Dusun Jembong, Desa Ambengan, Kec. Sukasada, Buleleng, Bali
Cara ke Sana:  Dari arah kota Denpasar, lokasinya berjarak sekitar 78 kilometer, dan bisa ditempuh dengan waktu perjalanan sekitar 2 Jam 17 menit. Koordinat di sini.

11. Pesona di antah berantah: Air Terjun Yeh Mempeh

Jauh dari kawasan padat wisatawan, seperti Kuta dan Ubud, tersebutlah sebuah desa kecil bernama Desa Les, tempat di mana sebuah air terjun yang amat indah berada.

Dalam bahasa setempat, Yeh Mempeh – nama air terjun yang indah tersebut – berarti Air Terbang.  Letaknya yang amat jauh dari kota dan begitu terpencil, plus medannya yang sulit dan terjal membuat suasana salah satu air terjun tertinggi di Bali ini begitu sunyi dan alami.

Anda dapat mandi di bawah Air Terjun Yeh Mempeh untuk menghilangkan rasa lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Atau kalau masih ada tenaga, bisa juga menjelajahi gua-gua dan mata air yang ada di sekitarnya.

Air Terjun Yeh Mempeh

Lokasi: Desa Les, Tejakula, Kabupaten Buleleng
Cara ke Sana: Desa Les berjarak tempuh kurang lebih 98km dari Denpasar kea rah Singaraja melalui Kintamani, sebelum persimpangan Jalan Raya Singaraja dan Amlapura. Temukan papan petunjuk arah menuju Desa Les dan air terjun. Dari tempat parkir, Anda masih harus berjalan kaki sejauh 500 meter.  Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp2.500,-
Tempat Menginap: Cari hotel di sekitar Kintamani

Kami yakin, Bali masih menyimpan banyak sekali air terjun tersembunyi yang tak kalah indahnya. Kalau Anda tahu, beritahukan kepada kami lewat komentar di bawah ini!

Semua yang tercantum di atas merupakan data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan/update terbaru yang Anda ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaharui. Terima kasih!
Beritahu kami

Advertise with us