Advertisement

Ditulis oleh Roy Satyanusa

Apakah Anda berjiwa petualang dan gemar mengeksplorasi tempat-tempat baru? Apalagi kalau bertualang bersama teman-teman terdekat. Wah rasanya benar-benar seru dan berkesan pastinya!

Nah, jika Anda dan teman-teman ingin bertualang murah meriah, maka tak ada salahnya untuk melakukannya di Jogja. Jogja dengan segala daya tariknya nan magis dan selalu ngangenin ini pastinya akan menjadi satu tempat liburan paling mengasyikan yang pernah Anda lakukan bersama teman-teman.

Anda bingung memulai petualangan di Jogja dari mana? Tak usah khawatir, karena kami telah merancang itinerary dengan bujet yang minimal (dibawah 1 juta!). Wowww…rasanya sungguh tak sabar untuk segera memulai petualangan bukan?

Baca juga:

26 Tempat wisata alam di sekitar Jogja yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya

43 Tempat wisata seru di Yogyakarta yang tak pernah terbayangkan

14 Pantai tersembunyi di Gunung Kidul, Jogja dengan keindahan tiada duanya

 

Ini adalah panduan lengkap untuk Anda, dibuat per bagian agar lebih mudah dibaca.
Klik per bagian untuk membaca masing-masing panduan

Cara ke Sana
Rekomendasi Tempat Menginap
Hari 1
Hari 2
Hari 3
Hari 4
Rincian Anggaran Pengeluaran

Cara ke sana

Dari JakartaDari BandungDari Surabaya

a. Kereta Api

Terdapat banyak pilihan kereta api dari Jakarta menuju Jogja. Kereta api eksekutif berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dengan harga tiket mulai dari Rp310.000 dan waktu tempuh sekitar 7 jam 45 menit. Sedangkan kereta api ekonomi berangkat Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Lempuyangan Yogyakarta dengan harga tiket mulai dari Rp150.000 dan waktu tempuh 8 jam 15 menit. Informasi jadwal dan pemesanan bisa dilihat di sini.

b. Pesawat

Maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Jakarta menuju Yogyakarta antara lain Lion Air, Air Asia, Batik Air, Citilink, Sriwijaya Air, Nam Air, dan Garuda Indonesia. Harga tiket mulai dari Rp350.500 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 10 menit.

a. Kereta Api

Terdapat banyak pilihan kereta api dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Harga tiket kereta kelas eksekutif mulai dari Rp195.000 sedangkan kereta ekonomi mulai dari Rp88.000. Waktu tempuh sekitar 7 jam 30 menit. Informasi jadwal dan pemesanan bisa dilihat di sini.

b. Pesawat

Maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Bandara Husein Sastranegara (BDO) Bandung Surabaya menuju Bandara Adi Sutjipto (JOG) Yogyakarta antara lain Lion Air dan Wings Air. Harga tiket mulai dari Rp703.000 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

a. Kereta Api

Terdapat banyak pilihan kereta api dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Tugu dan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Harga tiket kereta kelas eksekutif mulai dari Rp195.000 sedangkan kereta ekonomi mulai dari Rp88.000. Waktu tempuh sekitar 4 hingga 5 jam. Informasi jadwal dan pemesanan bisa dilihat di sini.

b. Pesawat

Maskapai yang melayani penerbangan langsung dari Bandara Juanda (SUB) Surabaya menuju Bandara Adi Sucipto (JOG) Yogyakarta antara lain Lion Air, Wings Air, Batik Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia. Harga tiket mulai dari Rp448.100 dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

Rekomendasi Penyewaan Mobil: Sabila Transport

Sabila Transport menyediakan dua pilihan, yakni paket mobil lengkap dengan supir dan BBM dan paket mobil saja (Lepas Kunci). Semuanya tergantung Anda. Jika yakin dan percaya diri, maka tak ada salahnya untuk mengambil paket lepas kunci yang dibandrol mulai dari Rp250.000/24 jam untuk mobil sekelas Avanza. Namun, jika Anda dan teman-teman merasa lebih yakin jika ada sosok yang benar-benar kenal Jogja, maka ambil saja paket lengkap Mobil Avanza dengan supir dan BBM yang dibandrol mulai dari Rp500 ribu per 24 jam. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di sini.

Rekomendasi Tempat Menginap

Omah Njonja Bed and Brasserie

Ada begitu banyak tempat menginap di Jogja, mulai dari yang mahal hingga yang murah, dari yang modern hingga yang jadul, dari yang di pusat kota hingga di pedesaan. Namun, jika Anda dan geng petualang menginginkan pengalaman menginap yang otentik dan tak terlupakan, maka ada baiknya jika menginap di Omah Njonja Bed and Brasserie.

Perpaduan antara suasana vintage dan modern yang membaur secara apik menjadi keunggulan penginapan yang satu ini.

Demikian pula dengan kolam renangnya, meski tak terlalu luas namun cukup nyaman seperti sedang berada di halaman belakang rumah sendiri. Apalagi ada juga paket afternoon tea seharga 25ribu saja. Hmmm…nikmatnya ngeteh rame-rame.

Kalau ke sini bareng temen-teman, mendingan langsung pilih Family Room dengan kapasitas empat orang yang cukup luas dan nyaman. Pastinya nginep di Jogja kali ini bakal berkesan dan bakal sering foto-foto banget deh!

Photo Via Teraathar, Novita_mhs, Fannypatricia_

More info (tap to expand)
Cek Harga di Agoda

Itinerary

Hari 1

Sugeng Rawuh Ing Ngayogyakarta. Selamat datang di Jogja

Setelah perjalanan berkereta malam selama hampir 8 jam dari Jakarta menuju Jogja, maka sampailah Anda di Kota Pelajar nan berbudaya ini. Masih terlalu pagi memang untuk mengawali aktivitas di Jogja, maka dari itu kami ajak Anda untuk mengawali petualangan Anda dengan yang ringan-ringan dulu.

Kami rasa, petualangan kuliner cocok untuk mengawali liburan kali ini. Pastinya, semuanya khas Jogja banget!

Ajak lidah berkenalan dengan sarapan yang “Jogja banget”: Gudeg Mbah Lindu Sosrowijayan (1,5 jam)

Anda dan teman-teman pastinya butuh asupan pagi yang cukup sebelum memulai petualangan yang lebih seru lagi selama di Jogja. Letaknya tempat makan legendaris ini tak terlalu jauh dari Stasiun Tugu. Cukup berjalan kaki menuju Jalan Sosrowijayan sebelah Hotel Grage dan Anda akan menemukan kedai makan luar biasa yang buka sejak jam 5 pagi ini.

Gudeg legendaris ini merupakan racikan Mbah Lindu yang kini berusia nyaris seabad. Bebas, mau pilih makan nasi gudeg ataupun bubur gudeg, semua sama enaknya!

Photo Via Devianatenly, Ikhwanudin.rofii, Peresthu

More info (tap to expand)

Formasi bebatuan yang unik dan aliran air segar: Curug Luweng Sampang (2 jam)

Perut kenyang setelah sarapan, saatnya kita beraksi! Berhubung jam check-in hotel masih lama, gimana kalau kita langsung saja mengeksplorasi keindahan alam Jogja?

Bersiaplah terkesima oleh alur yang membentuk corak pada dinding batu yang terlukis alami oleh aliran air. Keunikan pola bebatuan Curug Luweng Sampang memiliki kemiripan dengan Antelope Canyon di Amerika Serikat, yang berbeda adalah warna bebatuannya.

Menceburkan diri di sejuknya air pegunungan yang mengalir langsung dari Pegunungan Sewu tentu akan memberi kesegaran tersendiri, apalagi setelah perjalanan jauh menuju Jogja semalaman. Jangan lupa untuk jelajahi berbagai terowongan dan ceruk tersembunyi yang ada di balik curug ini bersama geng petualang Anda.

Photo Via Adi_mrizal

More info (tap to expand)

Alternatif: Tebing bekas pertambangan yang Instagrammable: Tebing Breksi (2 jam)

Jangan lewatkan petualangan Anda mengunjungi salah satu tebing paling Instagrammable se-Jogja, yaitu Tebing Breksi.

Dulunya tempat ini merupakan kawasan pertambangan dan saat ini menjelma menjadi spot foto paling dicari di Jogja. Dengan sejumlah pahatan bekas pertambangan di perbukitan kapur ini, rasanya sulit untuk tidak berfoto-foto di sini bersama kawan-kawan.

Photo Via Adnansehera, Williartha

More info (tap to expand)

Makan siang soto sapi di dalam tempurung kelapa: Saoto Bathok Mbah Katro (1,5 jam)

Anda nggak salah baca, saoto memang kuliner asli Solo yang mengandalkan harmoni kuah bening dan kenyal daging sapi.

Uniknya, sajian ini disajikan dalam bathok (tempurung kelapa) dengan pelengkap berupa tempe goreng, sate usus atau sate telur puyuh sambil makan lesehan dalam saung, wisata kuliner dan budaya lengkap jadi satu di sini. Murah dan mengenyangkan!

Photo Via Injogjafood, Mugiwow

More info (tap to expand)

Check-in di hotel dan beristirahat sejenak

Menyambut senja dan makan malam di bawah taburan bintang: The Manglung Café (2 jam)

Usai check-in dan beristirahat, langkahkan kaki Anda dan teman-teman Anda untuk merasakan petualangan rasa berikutnya di The Manglung Café.

Anda akan diajak menikmati senja yang megah dan dramatis serta makan malam di bawah taburan bintang di Bukit Bintang ini. Ditambah lagi dengan sejumlah spot foto nan Instagrammable yang rasanya sulit untuk dilewatkan begitu saja. Makan malam bersama teman-teman tak pernah seseru ini, bukan?

Photo Via Waris_sambodo, Wow_java, TripCanvas

More info (tap to expand)

Hari 2

Siapkan fisik dan tenaga, saatnya kita mulai petualangan yang sesungguhnya!

Jangan lupa tidur yang cukup? Karena di hari kedua ini Anda akan merasakan petualangan yang sesungguhnya, mulai dari mendaki gunung untuk melihat matahari terbit hingga berbasah-basah ria di arung jeram.

Mengejar sunrise di tengah awan: Gunung Andong (4-5 jam)

Kami harap Anda dan teman-teman Anda tidak terlalu larut tidur malam karena hari ini harus bangun pagi-pagi buta (jam 2.30 pagi!) agar sempat menuju Gunung Andong, Kabupaten Magelang dan menyaksikan salah satu panorama matahari terbit terbaik di Indonesia.

Dengan ketinggian “hanya” 1.726 meter di atas permukaan laut, waktu pendakian 2 jam, menjadikan Gunung Andong bersahabat bagi para pendaki pemula. Nikmatilah perjalanannya dan di puncaknya nanti Anda akan dibuat terpukau oleh lautan awan, semburat keemasan mentari yang terbit, dan pemandangan alam sekitarnya.

Photo Via Wizdan_inst

More info (tap to expand)

Mengisi energi dan santap siang yang menyehatkan: Joglo Ndeso Restoran dan Kebun Hidroponik (2 jam)

Setelah berlelah-lelah mendaki Gunung Andong, tentu Anda dan teman-teman tentu membutuhkan asupan energi untuk petualangan selanjutnya. Dalam perjalanan pulang, singgahlah ke Joglo Ndeso Restoran untuk bersantap siang.

Restoran ini memiliki suasana ndeso khas Jawa. Ditambah lagi dengan saung-saung joglo dan kebun hidroponik di tengahnya yang menjadi sumber dari semua sajian menu sayuran di tempat ini. Dijamin, Anda akan merasa lebih segar dan sehat usai bersantap di sini.

Photo Via TripCanvas, Analegowo, Yuliyantirina5

More info (tap to expand)

Basah-basahan memacu adrenalin: Karst Tubing Sedayu (2 jam)

Usai santap siang dan memulihkan tenaga, lanjutkan peperjalanan Anda dan kawan-kawan untuk petualangan yang baru dan tak kalah menantang: menyusuri jeram sungai dengan perahu ban di Karst Tubing Sedayu.

Di sini Anda dan kawan-kawan akan berbasah-basahan menyusuri sungai dengan bentangan dinding bebatuan karst yang alami. Selain itu, derasnya arus sungai dan rimbunnya tanaman di sekitar sungai mampu memberikan tantangan tersendiri.

Photo Via Mmahayati, Dk_deka, Wiidinugroho, Agus.zain_

More info (tap to expand)

Makan malam sembari merasakan desiran angin dan lantunan gending Jawa: Kepik Sawah Warung (2 jam)

Usai berbasah-basah, maka Anda dan teman-teman pastinya butuh asupan energi lagi. Kali ini bertandanglah ke Kepik Sawah Warung yang memadukan nuansa energi kawula muda yang modern dengan luhurnya budaya lokal Indonesia.

Suasana hangat yang tercipta bersama teman-teman dan persawahan di sekitar semakin menyempurnakan santap malam Anda sambil ditemani gending Jawa yang mengalun bersama dengan angin malam. Cicipilah GadonGarang Asem, dan ikan bakar siap menjadi pengiring yang mantap sepanjang acara santap di warung ini.

Photo Via Yulianiningsih.muppet, Foodjogja

More info (tap to expand)

Cara buang pegal paling efektif: Djemari Reflexology (1,5 jam)

Setelah seharian bertualang yang menguras tenaga, betapa nikmatnya jika hari ini ditutup dengan sesi pijat dan relaksasi untuk melenturkan otot-otot yang kaku.

Di sini, Anda akan dimanjakan dengan layanan berupa pijat refleksi ala Jawa dengan terapis ahli dan ramuan-ramuan tradisional. Pastinya suasananya akan sangat relaks dan membuat Anda sekalian terbuai dalam suasana yang damai dan tenang. Nikmat, kan?

Photo Via Mayuri.lifebeyondusual

More info (tap to expand)
Website

Hari 3

Menikmati lautan awan, berdiri di ujung tebing, dan malam terakhir di Jogja

Hari ketiga di Jogja tentunya masih dipenuhi dengan petualangan yang tak henti menghampiri Anda. Kami ajak Anda menikmati lautan awan untuk mengawali hari, memacu adrenalin di pantai-pantai Gunung Kidul, dan tentunya mengakhiri hari dengan menyinggahi jalan paling legendaris se-Jogja, Jalan Malioboro.

Membuka hari di tengah lautan awan: Bukit Panguk Kediwung (3 jam)

Jangan lupa untuk menyetel alarm jam 03.30 karena hari ini Anda masih akan mengejar matahari.

Di Bukit Panguk Kediwung ini, Anda akan disuguhkan panorama luar biasa dari gumpalan awan dan kabut cantik yang menyelimuti bukit dan lembah di sekitarnya. Udaranya memang dingin, tetapi tawa canda riang bersama geng petualang Anda tentunya mampu menghangatkan suasana yang ada. Pastinya akan menjadi momen menyongsong fajar yang tak pernah Anda lupakan dalam hidup.

Photo Via Sawung_bagas, Tunggalsatuajak

More info (tap to expand)

(Opsional) Nikmati kesegaran pagi dengan bersantai di air terjun: Grojogan Lepo (2,5 jam)

Belum puas main air terjun? Anda dan teman-teman bisa langsung mengarahkan kendaraan ke Air Terjun Grojogan Lepo di Dlingo. Pagi hari berendam di kolam air terjun sambil menikmati segarnya air dan alam hijau sekitar tentunya akan menjadi pengalaman tak terlupakan bikin mata melek.

Jika Anda dan kawan-kawan bernyali tinggi, bisa coba untuk terjun dari air terjun ke kolam. Tapi tetap berhati-hati ya.

Photo Via Fany_sartika

More info (tap to expand)

Santap siang sate kambing paling terkenal se-Gunung Kidul: Sate Kambing Pak Turut (1,5 jam)

Di rute perjalanan menuju tempat petualangan berikutnya, terdapat sebuah tempat makan legendaris yang digadang-gadang sebagai sate kambing paling terkenal di Gunung Kidul.

Lokasi Sate Kambing Pak Turut ini tak jauh dari Alun-Alun Wonosari. Satenya empuk dan lezat, terutama dengan siraman bumbu gulai dan empon-emponnya yang khas yang menciptakan berbagai citarasa kala disantap. Hmmm…rasanya sulit digambarkan. Mendingan datang sendiri langsung ke sini!

Phto Via Jogjakakilima, Muntholib_hasani

More info (tap to expand)

Menguji nyali dengan menyeberangi jembatan gantung di atas ombak ganas: Pantai Sinden dan Pulau Kalong (1,5 jam)

Kali ini, lanjutkan petualangan Anda dan geng petualang Anda dengan hal yang lebih memacu adrenalin. Pantai Sinden di Gunung Kidul ini menjadi pilihan yang tepat, karena berupa tebing tinggi yang berbatasan langsung dengan laut.

Di seberangnya terdapat Pulau Kalong yang bisa diseberangi dengan meniti jembatan gantung dari tali berwarna biru. Dengan hempasan ombak ganas di bawahnya, dijamin bakal bikin jantung deg-deg ser! Ditambah lagi hembusan angin laut yang menerpa ikut bikin jembatan bergoyang-goyang dan tentunya bakal semakin menantang.

Photo Via V_threeiyoetz

More info (tap to expand)

Alternatif: Jika jembatan gantung terlalu mengerikan buat Anda, bagaimana dengan lantai kaca di bibir tebing?: Teras Kaca Pantai Nguluran (1 jam)

Pantai Nguluran merupakan salah satu pantai yang tengah naik daun di Gunung Kidul karena memiliki spot foto berupa dek beralas kaca yang menjorok di pinggir tebing.

Pemandangannya indah karena langsung menghadap laut luas yang membiru. Tak hanya itu, berdiri di atas teras kaca ini tentunya akan memberikan sensasi yang cukup menantang, karena Anda bisa melihat langsung laut dan ombak di bawah sana secara transparan.

Photo Via Teraskaca, Xiaolingchan, Ulvatriaanggriati

More info (tap to expand)

[Sudah tidak beroperasi] Makan malam di alam terbuka: Gembul Kitchen (1,5 jam)

Setelah seharian penuh aktivitas menegangkan, berilah hadiah kepada diri Anda dengan berleha-leha sambil menikmati sajian lezat.

Gembul Kitchen memiliki area outdoor berupa halaman rumput yang dilengkapi dengan beanbags yang nyaman sehingga memberi sensasi sedang berpiknik di alam terbuka. Men yang disajikan pun beragam, mulai dari spaghetti, ayam geprek, serta aneka minuman menyegarkan.

Photo Via Streetfoodstories, Irakhurnia

More info (tap to expand)

(Opsional) Menghabiskan malam terakhir di jalan paling hits se-Jogja: Jalan Malioboro (2 jam)

Belum afdol rasanya jika ke Jogja, tetapi belum menghabiskan waktu di Jalan Malioboro. Ya, Jalan paling legendari seantero Jogja ini memang magnet utama wisatawan kala berkunjung ke Jogja. Suasananya selalu ramai dan semarak, terutama di bagian jalan yang menjual banyak cinderamata.

Nah, kalau belum ingin buru-buru tidur, Anda dan teman-teman bisa menikmati suasana malam Malioboro sambil cuci mata atau jajan di angkringan yang murah meriah.

Photo Via TripCanvas

More info (tap to expand)

Hari 4

Meskipun berat, kini saatnya untuk pulang. Tapi beli oleh-oleh dulu ya!

Sedih hari terakhir di Jogja? Tetapi bukan berarti petualangan Anda berakhir begitu saja ya. Masih ada kok aktivitas yang bisa dilakukan sebelum menutup petualangan 4 hari di Jogja. Pastinya nggak berat, ringan, dan sangat menyenangkan untuk diikuti.

Sarapan pagi dengan aneka roti fresh from the oven: Via Via Artisan Bakery Jogja (1,5 jam)

Hari terakhir di Jogja kayaknya nggak perlu sarapan di hotel, karena tempat yang satu ini terlalu keren untuk dilewatkan. Terletak di wilayah Prawirotaman, salah satu kampung turis di Jogja, maka jangan heran jika Anda menemukan banyak turis mancanegara di sini.

Tempatnya penuh warna dan sarapan di sini akan membuat hari terakhir Anda lebih bersemangat. Cicipi berbagai varian roti yang baru keluar dari oven! Ada roti buah naga juga lho!

Photo Via Imelwongkar, Yenisasmita_mul

More info (tap to expand)
Website

Berburu batik dan oleh-oleh khas Jogja lainnya: Pasar Beringharjo (2 jam)

Nah, ga lengkap rasanya kalau pulang dari Jogja tapi tidak membawa buah tangan untuk orang tercinta di rumah.

Maka dari itu, sempatkan waktu untuk berburu oleh-oleh di Pasar Beringharjo. Ada batik, kaos, dan aneka kerajinan tangan tradisional yang siap untuk Anda borong ke rumah. Jangan sampai kalap ya! Psst…. Ingin menguji kemampuan tawar menawar? Di sinilah tempatnya.

Photo Via TripCanvas

More info (tap to expand)

Nah, berakhir deh jalan-jalan dan petualangan kita selama 4 hari di Jogja. Oh iya, kalau badan masih pegal-pegal karena capek beraktivitas, biar lebih praktis pulang ke kota asal naik pesawat saja!

Rincian Anggaran Perjalanan

Transportasi (Sewa mobil + BBM + Parkir): Rp1.300.000

Hari 1: Rp350.000
Hari 2: Rp350.000
Hari 3: Rp350.000
Hari 4: Rp250.000

Akomodasi: Rp1.374.546

Hari 1: 458.182
Hari 2: 458.182
Hari 3: 458.182
Hari 4: –

Konsumsi (estimasi harga menu termurah): Rp600.000

Hari 1: Rp100.000
Hari 2: Rp200.000
Hari 3: Rp180.000
Hari 4: Rp120.000

Aktivitas: Rp656.000

Hari 1: –
Hari 2: Rp456.000
Hari 3: Rp200.000
Hari 4: –

Total anggaran (tidak termasuk transportasi ke/dari Jogja serta belanja pribadi): Rp3.930.546 atau Rp982.637 per orang

Semua yang tercantum di atas merupakan data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan/update terbaru yang Anda ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaharui. Terima kasih!
Beritahu kami

Advertise with us