Advertisement

Ditulis oleh Muhammad Yanuar Firdaus
Disunting oleh Imron Ramadhan

Berbatasan langsung dengan Bengkulu dan Sumatera Selatan, provinsi paling selatan Sumatera menyimpan segudang kekayaan alam yang luar biasa dan istimewa kerennya. Hampir semua atraksi alam, Lampung memilikinya; mulai dari air terjun, lansekap ikonik hingga penangkaran hewan eksotik.

Dan sayangnya, belum banyak yang mengetahui keindahan alam yang disuguhkan tersebut. Ironis memang, mengingat Lampung hanya berjarak “selemparan batu” dari ibu kota Indonesia, Jakarta.

Jika dihitung dari titik nol Jakarta ke titik nol Lampung, jaraknya kurang lebih 337,3 Km saja, atau bila ditempuh lewat jalan darat menghabiskan waktu kurang lebih tujuh jam.

Well, setelah tahu harga tiket dan jarak tempuhnya, yang tersisa kemudian adalah menentukan kapan bisa liburan ke Lampung. Tapi yang paling penting juga adalah tahu ke mana tempat yang harus dituju.

Nah, ada puluhan tempat wisata alam seru di Lampung dan sekitarnya. Tapi,  tempat-tempat di bawah ini layak masuk dalam prioritas utama untuk Anda jujuki di sesi liburan Anda berikutnya. Cekidot!

Cara ke Sana (dari Jakarta)

a. Pesawat (Klik untuk info lengkap)
b. Jalur darat (Klik untuk info lengkap)

Bercengkrama dengan hewan-hewan lucu di darat dan di laut

Mungkin bisa dikatakan Anda hanya akan mendapatkan sensasi ini di Lampung, bercengkrama, berinteraksi dan bahkan masuk dalam wilayah pribadi hewan-hewan nan eksotik ini.

Pengalaman tersebut menjadi pengalaman yang sangat mengesankan dan Anda sama sekali tak akan rugi untuk mendapatkan kesan tersebut.

1. Berlomba dengan lumba-Lumba di Teluk Kiluan

Letak Teluk Kiluan memang tersembunyi, sekitar 80 kilometer dari kota Bandar Lampung. Namun jika Anda memutuskan berkunjung ke sana, dijamin tak akan ada satu kata penyesalan pun terucap.

Photo by lampung.ig

Kunjungi saja perairan terbuka Teluk Kiluan dengan menggunakan perahu nelayan, Anda akan bisa melihat lumba-lumba hidung botol (Tursiops aduncus) dan lumba-lumba paruh panjang (Stenella longirostris) berkejaran, mengejutkan dengan lompatannya. Atau jika beruntung, Anda bisa mengelus punggung mereka dari pinggir perahu.

Photo by travollution,ekorudianta

Tak menemukan lumba-lumba yang berkejaran? Tak usah kecewa, Anda masih akan tetap terhibur dengan suasana alam dan pemandangan perairan yang luar biasa keren. Ada laguna air asin, atau mungkin Anda juga bisa menghabiskan waktu dengan memancing.

Photo by smileventure420
Photo by windy.cha

Warga setempat juga sedang mengembangkan wisata terumbu karang, lho! Dalam waktu relatif dekat, Anda bisa menikmati alam bawah laut Teluk Kiluan yang tak kalah indah.

Photo by noitpippo,tour_pahawang

Anda juga tak perlu khawatir dengan akomodasi. Mulai dari penginapan hingga perahu nelayan yang mengantar Anda langsung ke habitat lumba-lumba, semua sudah tersedia.

Teluk Kiluan

Lokasi: Kiluan Negeri, Kelumbayan, Tanggamus, Lampung 35379
Telepon: 0812 7268 883
Biaya: Sewa perahu Rp250.000,- untuk empat orang, Rp60.000,- untuk menyeberangi teluk dan Rp40.000,- untuk sewa jaket penyelamat.
Akomodasi: Antara Rp350.000 – 400.000 per malam

2. Bercengkrama dengan “raksasa” menggemaskan di Taman Nasional Way Kambas

Berkunjung ke Taman Nasional Way Kambas, berarti Anda sudah berkunjung ke taman nasional paling tua di Indonesia. Dan Anda akan menyaksikan salah satu mamalia terbesar di darat, yaitu gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranensis), sebagai atraksi utamanya.

Photo by fomitar

Taman ini tak hanya menjadi taman konservasi gajah, tapi juga menjadi tempat pelatihan dan perlindungan gajah sumatera. Anda pun bisa melihat pelatihan seperti apa yang dijalani para gajah di sini.

Taman nasiona ini juga menawarkan kesempatan untuk bercengkerama langsung dengan para gajah. Anda bisa memberi makan, atau bahkan ikut memandikan gajah. Para pemandu juga tak keberatan membagi pengetahuan mengenai gajah dan perkembangannya. Berwisata sekaligus belajar!

Photo by smart tour.travel,latifandraswr

Selain itu, Taman Nasional Way Kambas juga sangat indah, lho! Dengan gajah sebagai hewan besar yang mencuri perhatian, bisa berada di tengah mereka dan kemudian diabadikan dalam gambar tentunya sesuatu yang keren abis!

Tak hanya gajah, dengan izin khusus, Anda juga bisa masuk ke Rhino Sanctuary, yaitu tempat konservasi badak sumatera. Atau Anda juga bisa menyaksikan langsung flora eksotis Sumatera, seperti cemara laut (Casuarina equisetifolia), Pidada (Sonneratia sp) dan banyak lagi lainnya.

Photo by badakdelilah

Taman Nasional Way Kambas

Lokasi: Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Koordinat di sini.
Telepon: (0725) 44220
Jam Operasional: 05.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp20.000,- ke konservasi gajah | Rp30.000,- ke konservasi badak.


3. Hutan mangrove penuh cinta di tepi pantai: Pantai Dewi Mandapa

Ingin menghabiskan waktu dan mengenang masa romantisme berdua bersama kekasih, Pantai Dewi Mandapa menawarkan suasana dan spot yang mendukung untuk itu, lho!

Photo by bhimawibawa

Sejatinya, tempat wisata ini menawarkan warna baru bagi para pecinta selfie. Buktinya, ada banyak spot keren, unik dan kece yang bisa Anda ambil.

Tapi, melihat penamaan sejumlah spot tersebut, jelas ada sisi romantisme yang ingin dijual oleh pihak pengelola. Lihat saja namanya, mulai dari Dermaga Asmara dengan latar panorama hutan mangrove, kemudian Dermaga Cinta yang berbentuk hati dan masih ada lagi lainnya.

Photo by rimamelati45

Bahkan, Pantai Dewi Mandapa sudah biasa menjadi spot spesial bagi mereka yang mengambil foto prewedding. Ke depannya, pihak pengelola juga sudah mempersiapkan cafe dengan tema khusus, lho!

Photo by dhanaradityanugraha

Ada juga Pulau Cinta! Pulau ini berada di seberang Pantai Dewi Mandapa, yang bila dilihat dari atas berbentuk hati. Untuk sampai ke pulau ini, ada jembatan penyeberangan dari kayu.

Photo by fanydevira05,bayu_romantic

Yang menarik adalah semua spot tersebut berlatar belakang hutan mangrove yang begitu indah dan asri.

Pantai Dewi Mandapa

Lokasi: Gebang, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Telepon: 0821 8505 0577
Jam Operasional: Setiap hari, 08.00-22.00
Tiket Masuk: Senin-Jumat Rp10.000,- | Akhir pekan dan hari libur Rp15.000,-
Cara ke Sana: Dapat dengan melalui Jalan Pramuka- Jalan Teuku Cik Ditiro kemudian menelusuri Jalan Raden Imba Kusuma Ratu yang menuju Padang Cermin. Atau, melalui jalan dalam kota yang menuju arah Teluk Betung melewati kawasan Kantor Pemerintahan Kota Bandar Lampung sampai kawasan Gudang Garam dan mengikuti alur ke Padang Cermin. Koordinat di sini.

Basah-basahan di air terjun yang Istimewa

Di antara yang bisa mencuri perhatian Anda adalah sejumlah air terjun dengan debit air cucuran dan ketinggian yang istimewa. Semua itu menjadikan air terjun atau curup di Lampung memiliki karakter dan pemandangan yang sulit ditandingi tempat lain.

4. Pesona surga yang tersembunyi: Curup Gangsa

Siapa pun tahu untuk bisa mendapatkan surga, dibutuhkan perjalanan panjang, sulit dan menantang. Pun demikian kala Anda ingin bisa menyaksikan secuil potongan surga di Way Kanan bernama Curup Gangsa.

Photo by addienesia

Untuk bisa di air terjun ini, Anda harus melakukan perjalanan panjang dari Bandar Lampung. Tapi untuk bisa sampai ke lokasi, Anda akan menyaksikan indahnya pemandangan alam, lanskap yang istimewa dan hawa pegunungan yang sejuk.

Photo by masteguh78

Sesampainya di Curup Gangsa, Anda akan disuguhi menara air setinggi kurang lebih 70 meter dengan lebar 20 meter, ditambah sejumlah air terjun kecil yang menambah eksotisme wilayah ini. Bebatuan besar di sepanjang sungai dan derasnya air memberikan nilai lebih dari keindahan curug ini.

Photo by liansyahapri

Curup Gangsa

Lokasi: Dusun Tanjung Raya, Kampung Kota Way Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Jam Operasional: 06.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp5.000,-
Cara ke Sana: Perjalanan dari Bandar Lampung menuju Baradatu di Way Kanan memakan waktu sekitar 4 jam perjalanan. Dari Baradatu perjalanan dilanjutkan menuju Kampung Kota Way di Kecamatan Kasui. Hanya sekitar 1,5 jam kemudian Anda akan tiba di obyek wisata Air Terjun Curup Gangsa. Akses jalan dari Kota Way menuju Curup Gangsa cukup mulus dan tak banyak tikungan. Koordinat di sini.

5. Menguak kecantikan aliran air di dinding batu: Air Terjun Ciupang

Apa yang istimewa dari Air Terjun Ciupang? Adalah dinding batu yang menjadi landasan dari cucuran air dari atas tebing yang menjadi alasan kecantikan air terjun ini.

Photo by novian_altelucav

Berlokasi jauh dari kota Lampung, Air Terjun Ciupang sangat asri dan alami. Pemandangannya juga masih istimewa, dengan suasana alam yang sejuk dan menyegarkan.

Photo by diandz culesz

Yang paling mengesankan tentunya adalah struktur bebatuan air terjun itu sendiri. Tebing batu hitam menjadi background yang menarik untuk Anda berswafoto. Apalagi cucuran air terjun menjadi tak seberapa deras karena ‘merambat’ di dinding tebing, meski juga tak bisa dianggap remeh.

Photo by masteguh78

Sejumlah tumbuhan hijau dan air yang jernih dan segar sepertinya mengundang dan membujuk untuk Anda segera menceburkan diri. Hasrat yang susah untuk diabaikan.

Air Terjun Ciupang

Lokasi: Dusun Purwajaya, Desa Sumberjaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung melewati jalan Laksamana RE. Martadinata ke arah pertigaan Padang Cermin. Perjalanan ditempuh selama tiga jam hingga ke Desa Sumberjaya dengan mengikuti petunjuk jalan. Perjalanan dilanjutkan dengan tracking selama 20 menit. Koordinat di sini.

6. Si Cantik yang pemalu: Air Terjun Putri Malu

Ingin menyaksikan langsung bagaimana kerennya air terjun di hutan tropis? Ayo melipir ke Air Terjun Putri Malu.

Air terjun ini memiliki keistimewaan, tidak hanya berada di lingkungan pegunungan dengan hutan tropis nan asri, tapi juga bentuk cucuran air yang lain dari biasanya.

Photo by r28alvr

Berbicara soal pemandangan alamnya, Air Terjun Putri Malu berada di tengah pegunungan hutan tropis. Anda akan menyaksikan pepohonan yang menjulang tinggi, tebing batu yang menarik dan merasakan hawa pegunungan yang sejuk.

Photo by andreassurya37

Sementara cucuran airnya juga menarik. Air Terjun Putri malu memilki ketinggian ± 80 m. Air terjun ini jatuh ke bawah melengkung lembayung menyerupai punggung manusia yang sedang mandi, hal inilah yang mendasari curup ini dinamakan “Putri Malu”.

Photo by hutanijaya

Lansekap lingkungan di sekitar air terjun ini menambah eksotisme dan menegaskan betapa instagrammable-nya tempat ini.

Air Terjun Putri Malu

Lokasi: Juku Batu, Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung 34766, Indonesia
Jam Operasional: Sabtu – Minggu 06.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp10,000,-
Cara ke Sana: Berjarak ± 46 km dari Ibukota Kabupaten Way Kanan, Blambangan Umpu.  Mudah diakses dari jalan lintas sumatera dengan jalan masuk menuju obyek wisata ini adalah persimpangan ke arah SMU N 1 Baradatu. Koordinat di sini.

Hamparan keindahan alam dari dataran tinggi

Provinsi Lampung memiliki lanskap yang menarik, dan untuk bisa mendapatkan sensasi maksimal dari keindahan alamnya, melihatnya dari dataran tinggi bisa menjadi pilihan yang bagus.

Dan di sejumlah tempat, secara alami atau buatan manusia, ada sejumlah spot seru bagi para traveler, adventurer atau bahkan Instagrammer untuk bisa menikmati keistimewaan tersebut.

7. Bukit BLT Yang Istimewa

Kawasan perbukitan di Kabupaten Pringsewu memiliki pemandangan yang seru. Dan untuk bisa menikmati semaksimal mungkin panorama alam itu, berkunjung ke Bukit BLT menjadi kewajiban.

Butuh 45 menit perjalanan dari Bandar Lampung untuk sampai ke Bukit BLT. Dengan sedikit tracking, Anda sudah tiba di spot yang pas untuk menikmati keindahan ciptaan Tuhan itu.

Photo by akresnabayu

Tak hanya perbukitan, Anda juga bisa melihat hamparan sawah, aliran sungai hingga perumahan warga lewat lanskap yang istimewa.

Photo by zolanurmadyap

Pihak pengelola Bukit BLT juga sudah menyiapkan spot khusus untuk berfoto dengan latar belakang perbukitan alami yang eksentrik, dan jumlahnya cukup banyak, lho!

Photo by jawang x,luckyferdianto

Bukit BLT

Lokasi: Blitarejo, Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung
Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam
Tiket Masuk: Rp5.000 untuk parkir kendaraan, Rp2.000,- untuk spot berfoto.
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung, melewati Rest Area Tugu Bambu Pringsewu hingga menemukan jalan masuk ke arah kiri yang tepat berada sebelum jembatan Way Bulok Karto. Belok mengikuti jalan masuk tersebut hingga kurang lebih 2 km sampai pertigaan. Arah kanan adalah jalur menuju Bukit BLT. Koordinat di sini.

8. Melebur Di Romantisme Bukit Pangonan

Ke Bukit Pangonan paling asyik adalah berdua pasangan. Bagaimana tidak, selain alam pegunungannya yang romantis abis, ada sejumlah spot foto yang memang diperuntukkan bagi mereka yang berpasangan.

Berlokasi di perbukitan Pangonan, Pringsewu, panorama pemandangan alam didominasi oleh pepohonan nan hijau. Hamparan hutan dan perbukitan membentuk panorama yang menarik.

Pihak pengelola pun mendirikan sejumlah spot untuk berfoto dengan lansekap tersebut sebagai background, misalnya papan titian berbentuk hati, dan masih banyak lainnya.

Photo by luckyferdianto,dwirizalaziz

Namun bukan berarti Bukit Pangonan tak cocok buat keluarga. Ada juga spot khusus untuk wahana wisata keluarga seperti flying fox dan spot kece lainnya.

Photo by aan pesek,dhiitaa pandaa

Bukit Pangonan

Lokasi: Jl. Raya Danau, Fajar Esuk, Kec. Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung
Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp3,000,-
Cara ke Sana: Jika ingin mengunjungi wisata Bukit Pangonan Talang Indah, Anda cukup menghabiskan waktu kurang lebih 45 menit dari daerah Gisting menuju Kabupaten Pringsewu. Namun jika Anda dari Kota Bandar Lampung, maka menghabsikan waktu sekitar 1,5 – 2,5 jam. Koordinat di sini.

9. Bukit batu yang memesona dan Instagrammable: Taman Batu Granit Tanjung Bintang

Dari ketinggian, banyak hal yang bisa dilihat secara menarik. Pun demikian ketika Anda berada di Taman Batu Granit Tanjung Bintang.

Dari atas batu granit yang tersusun menjulang secara alamiah, Anda bisa menyaksikan rapatnya panorama hutan dan perkebunan karet.

Photo by ardianyustanto

Dengan latar belakang perkebunan karet, dan Anda berada di puncak tertinggi batu granit, foto yang diambil hasilnya akan sangat menarik, lho!

Photo by yopiefranz

Tapi, untuk bisa mendapatkan momen yang tepat, serta alasan keamanan, akan lebih baik bila Anda berkunjung secara berkelompok dan pada pagi hingga siang hari. Konon kabarnya daerah sekitar sini masih sangat sepi dan rawan.

Photo by gustiansp

Taman Batu Granit Tanjung Bintang

Lokasi: Perkebunan Karet PTPN VII Afdeling Bergen, Purwodadi Dalam, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan
Cara ke Sana: Berjarak Sekitar 30 km dari pusat kota Bandar Lampung dapat ditempuh dalam 1,5 jam. Rute yang dilalui adalah Jl. P. Antasari – Jl. Tirtayasa – Jl. Sutami – Pasar Pal Putih Tanjung Bintang – kemudian berbeloklah ke kanan menuju desa Purwodadi Dalam. Koordinat di sini.

Pantai-pantai tropis nan unik dan tiada duanya

Tak hanya pulau-pulaunya saja yang eksotik, Lampung juga memiliki sejumlah pantai yang keindahannya sulit untuk bisa ditemukan di wilayah lain di Indonesia.

Dengan karakter yang jauh berbeda tersebut, sudah selayaknya Anda menyelipkan salah satu, atau bahkan semua spot wisata pantai ini dalam daftar kunjungan wisata ke Lampung.

10. Bergerigi dan menantang: Pantai Gigi Hiu

Apa yang identik dengan tempat yang namanya pantai? Pasir yang putih, gelombang air yang tenang dan kebiruan? Nah, di Pantai Gigi Hiu, Anda tak akan menemukan itu, tapi jauh lebih ekstrem lagi.

Photo by irkhasfebra01

Di pantai ini, Anda akan kesulitan menemukan tempat untuk bisa berenang. Tapi Anda akan mudah menemukan spot yang menarik untuk foto-foto dengan latar belakang yang eksotik.

Yang menjadi andalan dari pantai ini adalah lansekap yang tidak biasa. Batu-batu karang menjulang dengan kesan tajam dan lancip layaknya deretan gigi ikan hiu menjadi ciri khasnya.

Photo by ferdi_limus

Yang menjadikan spot ini istimewa adalah momen kala matahari terbit atau tenggelam, yang menjadikan semburat cahaya dari sang surya menambah eksotisme gugusan batu karang tersebut.

Photo by mawarnursina

Jika Anda mencari ketenangan, namun dengan atmosfer yang eksotis dan eksentrik, Pantai Gigi Hiu, atau juga disebut Pantai Pegadungan atau Karang Pegadungan, atau Pantai Batu Layar bagi warga lokal, adalah jawabannya.

Pantai Gigi Hiu

Lokasi: Desa Pegadungan, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung mengikuti jalur menuju ke Teluk Kiluan selama empat jam, dilanjutkan ke Desa Puyung. Setelahnya perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan ojek dengan biaya Rp150.000,- pulang pergi. Koordinat di sini.

11. Berendam di kolam alami tepi laut: Laguna Dodo

Bila Anda memutuskan berlomba dengan lumba-lumba di Teluk Kiluan, jangan lewatkan juga pengalaman dan sensasi berendam air asin di Laguna Dodo.

Spot menarik ini tersembunyi di ujung Pantai Laguna. Tak banyak orang yang mengetahuinya karena tempatnya yang memang jauh dari jangkauan dan harus menempuh perjalanan yang tidak mudah.

Photo by nella.fs

Tapi sesampainya di lokasi, Anda akan disambut oleh pepohonan besar yang tumbuh di bukit, suara siamang bersahutan dan sesekali kera ekor panjang yang terlihat berlarian di atas bukit, juga background lautan dari Teluk Kiluan yang begitu terkenal.

Photo by mellamoonz

Yang paling mengesankan tentunya adalah kolam kecil alami dengan kedalaman tak kurang dari dua metter, menyerupai laguna. Dengan air yang jernih, ditambah kontur karang yang eksotik, juga deru ombak dari kejauhan yang memecah bibir karang, susah rasanya mencari pembanding yang pantas atas keindahan dan keasrian Laguna Dodo ini.

Photo by raymundoerich

Laguna Dodo

Lokasi: Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kalumbayan, Kabupaten Tanggamus, Lampung Selatan. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Gratis, tapi harus menyewa tour guide dengan biaya Rp50.000,-.

Danau-danau jernih yang ‘menghanyutkan’

Apakah danau-danau ini memiliki bahaya yang mematikan sehingga disebut menghanyutkan? Tentu tidak. Sebaliknya, danau-danau ini berpotensi membawa perasaan Anda hanyut karena kekaguman sebab keindahannya. Awas baper!

12. Mengarungi keindahan danau terbesar kedua di Sumatera: Danau Ranau

Danau Ranau menawarkan segudang keistimewaan, mulai dari tempat wisata yang keren, hingga pengalaman dan sensasi yang tiada duanya.

Hal istimewa pertama yang bisa Anda saksikan dan rasakan langsung adalah pemandangan alam yang indah dari Danau Ranau itu sendiri, juga Gunung Seminung sebagai latar belakang, dan Pulau Marisa di tengah danau.

Bila si kecil ingin bersenang-senang di pinggiran danau, ada taman wisata air Danau Ranau yang bisa jadi jujukan. Istimewanya adalah bermain air dengan pemandangan danau, pegunungan dan pulau kecil nan asri. Anda tak akan mendapatkannya di Jakarta, dijamin!

Photo by debbyshara,rayudha

Ingin berkeliling dan menikmati kemegahan Danau Ranau? Boleh saja. Ada penyewaan perahu yang bisa mengajak Anda berkeliling danau seharian.

Photo by travellerkaskus,potret_ranau

Berkunjung ke Pulau Marrisa juga harus Anda lakukan. Ada pemandian air panas yang istimewa di sana. Tak ada salahnya mencobanya, bukan?

Photo by elonbosal

Danau Ranau

Lokasi: Perbatasan Kabupaten Lampung Barat Provinsi Lampung dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan Provinsi Sumatera Selatan
Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam
Tiket Masuk: Rp50.000,- untuk dewasa | Rp30.000,- untuk anak-anak
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung menuju Kota Bumi, dilanjutkan ke Bukit Kemuning, Liwa, Kota Batu, Sukamarga atau Banding Agung dengan lama perjalanan enam hingga tujuh jam. Ikuti petunjuk untuk sampai ke lokasi. Koordinat di sini.

13. Kapan lagi bisa bersepeda atau berkemah di bawah air?: Mata Air Way Sumpuk

Jika di Klaten terdapat Umbul Pongok, maka Lampung, punya Mata Air Way Sumpuk sebagai pemandian dengan pemandangan bawah air yang keren abis!

Mata air ini menjadi alternatif bagi traveler merasakan pengalaman underwater photography, dalam berbagai gaya dan pose.

Photo by ghoster21

Kualitas air yang jernih, bening dan sejuk menjadikan mata air Way Sumpuk menjadi tempat yang nyaman untuk menghabiskan waktu. Pengunjung bisa berenang dan berfoto bebas memberikan warna tersendiri untuk pengalaman Anda.

Photo by sitarahma20,samsonnurulhyda

Yang lebih menyenangkan, untuk bisa menikmati sensasi ini, tidak perlu biaya khusus yang harus dikeluarkan karena semuanya gratis. Hanya saja, Anda masih harus membayar biaya parkir kendaraan, yang juga tak bisa dikatakan mahal.

Photo by ghoster21

Catatan penting, untuk bisa berfoto bawah air, Anda harus membawa perlengkapan sendiri karena memang tidak ada penyewaan alat pemotretan, ya!

Mata Air Way Sumpuk

Lokasi: Desa Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Koordinat di sini.
Jam Operasional: Setiap hari, 08.00 – 18.00
Tiket Masuk: Gratis, tapi ada biaya penitipan kendaraan sebesar Rp2.000,-

14. Danau indah tersembunyi: Danau Lematang

Danau Lematang, atau lebih dikenal sebagai Danau Besi, terletak di Desa Lematang, Kec. Tanjung Bintang – Lampung Selatan, hanya berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Bandar Lampung. Sesuai namanya, danau ini berada di tengah pertambangan bijih besi.

Meski begitu, keindahannya tak bisa diindahkan begitu saja. Struktur tanah berwarna coklat dan perbukitan, ditambah warna air yang hijau menjadikan danau buatan ini menjadi begitu menawan.

Photo by rahmad31

Hanya saja, sejauh ini Anda hanya bisa menikmati keindahan danau tersebut secara visual. Pasalnya danau ini masih terlarang untuk dimasuki masyarakat umum.

Meski demikian, untuk sekadar berswafoto dari kejauhan, danau ini tetap menjadi background yang sangat layak, kok! Asal, tetap berhati-hati, ya!

Photo by talytha

Danau Lematang

Lokasi: Desa Lematang, Kec. Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Koordinat di sini.

15. Kawah Keramikan Suoh yang sangat unik

Suoh di Lampung Barat menyajikan fenomena alam vulkanik yang tidak ada di tempat lain, yaitu kawah keramik hasil dari Cincin Api.

Photo by aryzulkarnaen

Kawah keramik ini merupakan hamparan lempengan batu yang mengeras, menyerupai kerak ketel uap panas dengan asap yang membumbung tinggi. Tak sedikit pula muncul air panas yang menyembur di beberapa sudut.

Photo by endangguntorocanggu_

Di bawah hamparan lempengan tersebut merupakan sumber air panas yang meletup-letup, ada yang membentuk kubangan dalam ukuran besar maupun kecil, yang tak sedikit mengalirkan air hangat.

Photo by priyorammap

Terlihat menantang, tapi juga eksotis. Dan untuk bisa sampai ke lokasi Kawah Keramikan ini bukan hal yang mudah. Trek yang harus dilalui merupakan jalan tanah, yang tak bisa dilalui oleh kendaraan biasa.

Tertarik datang ke sana?

Keramikan, Suoh

Lokasi: Suoh, Lampung Barat, Provinsi Lampung
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung, arahkan kendaraan menuju Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Suoh, Lampung Barat. Sampai ke Desa Penyangga, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan ojek motor trail milik warga dengan biaya sukarela antara Rp50.000,- sampai Rp100.000,-. Koordinat di sini

16. Formasi alam yang mengesankan: Bukit Batu Bara & Bukit Batu Dampit Linggapura

Bila Anda ingin berburu lansekap bumi yang istimewa, Bukit Batu Bara Linggapura menjadi spot yang wajib Anda kunjungi. Kealamian yang ditawarkan membuat Anda tak ingin pulang.

Photo by wey halim

Panorama dan bentang alam yang istimewa menjadi sisi utama yang ditawarkan di pebukitan ini. Kesan berada di hutan savana, padang rumput nan hijau dengan latar belakang perbukitan, menambah eksotiknya bukit ini.

Photo by aldilembayung

Karena kealamian dan keasriannya, jangan berharap ada fasilitas penunjang yang memadai. Jangan sampai melewatkan pula kesempatan berfoto di Batu Dampit, yang jaraknya selemparan batu dari Bukit Batu Bara Linggapura.

Photo by aanmocha

Dan karena fakta itu pula yang menjadikan Bukit Linggapura dan Batu Dampit so instagrammable. Dijamin, setelah berswafoto di tempat ini dan mengunggahnya ke akun Instagram Anda, pasti akan banyak yang ngelike!

Bukit Batubara Linggapura

Lokasi: Desa Linggapura, Kecamatan Selagai Lingga, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung
Cara ke Sana: Jarak tempuh anda dapat menghabiskan waktu sekitar 3 – 4 jam untuk menuju Kecamatan Selagai Lingga jika anda berangkat dari Kota Bandar Lampung. Waktu tempuhnya cukup lama dikarenakan akses jalan untuk menuju Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah tidak terlalu baik kondisinya.Koordinat di sini.

17. Menikmati keindahan gunung berapi yang legendaris: Gunung Krakatau

Tak sedikit yang mengenalnya sebagai salah satu gunung api aktif dan paling berbahaya di dunia. Namun tak banyak pula yang mengetahui keindahan dan eksotisme yang ditawarkan.

Untuk bisa mendapatkan sensasi dan kesan tak terlupakan dari krakatau, wisata trekking menjadi kegiatan yang harus Anda lakukan.

Sejatinya, banyak yang bisa Anda nikmati di kawasan Krakatau, termasuk di antaranya snorkeling. Namun, untuk bisa merasakan kekuatan dahsyat yang ada di bawah kaki Anda, berada di Krakatau langsung menjadi pilihan wajib yang harus diambil.

Photo by jeannerozema,connietanzil

Untuk tracking, Anda akan dibawa ke Anak Krakatau yang tidak terlalu tinggi. Dengan medan yang berpasir, dibutuhkan tenaga ekstra untuk bisa sampai titik aman terakhir menuju puncak.

Photo by ade2aje

Namun setelah sampai titik tersebut, Anda akan mendapatkan pemandangan yang luar biasa keren dari atas, melihat langsung puncak Krakatau yang (masih) menyimpan kekuatannya (semoga dalam waktu yang sangat lama)!

Krakatau

Lokasi: Krakatau, Pulau Anak Krakatau, Pulau, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung
Jam Operasional: 05.00 – 15.00
Tiket Masuk: Gratis, tapi ada tarif Rp50.000 untuk sewa Ranger.
Cara ke Sana: Dari Pelabuhan Bakauheni Lampung, Anda bisa sewa  angkot untuk mengantar ke Dermaga Canti, pintu gerbang menuju Kepulauan Krakatau. Estimasi waktu perjalanannya adalah sekitar 1 jam, dengan biaya sekitar Rp600.000,- (sudah termasuk biaya penjemputan kembali dari Canti menuju Bakauheni).

18. Merasakan sensasi terbang bebas bak burung: Paralayang Bukit Mandi Angin Lumbok Seminung

Menjajaki Danau Ranau tentunya menjadi hal yang istimewa. Tapi ada cara yang jauh lebih keren dan ekstrim menikmati danau terbesar kedua di Sumatera itu.

Photo by denygumelar

Melipir saja ke Lumbok Seminung, atau tepatnya di Bukit Mandi Angin, Pekon Lumbok. Dari ketinggian 400 meter dari permukaan air laut, Anda bisa menyaksikan keindahan Danau Ranau.

Photo by wonderfulsriwijaya

Dan yang jauh lebih istimewa adalah menikmati keindahan danau dan alam sekitar dengan terbang berparalayang. Anda bisa menyaksikan area persawahan, Gunung Seminung sebagai background dan pemandangan Danau Ranau yang mendominasi panorama alam di wilayah ini.

Photo by ekafendiaspara_alliwa

Dari atas, Anda bisa menyaksikan dengan jelas konstur alam yang indah. Semilir angin segar juga menjadi bumbu tersendiri, sekaligus menambah kesan tak terlupakan wisata di Lampung.

Paralayang Bukit Mandi Angin, Lumbok Seminung

Lokasi: Bukit Mandi Angin, Desa Lumbok, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Lampung. Koordinat di sini.
Jam Operasional: 08.00-17.00
Harga: Rp250.000,-

Pulau-Pulau tropis menawan yang tak boleh terlewatkan

Di Provinsi Lampung, ‘berserakan’ sejumlah pulau tropis yang harus Anda kunjungi untuk bisa menikmati keindahannya. Tiga di antaranya adalah tiga pulau di bawah ini, yang memiliki keistimewaan masing-masing.

19. Surga bahari yang amat memukau: Pulang Mengkudu

Pulau Mengkudu merupakan obyek wisata di Lampung yang tengah naik daun. Pasalnya, ada kemiripan suasana alamnya dengan Tanah Lot, Bali.

Hal ini tak bisa dilepaskan dari keberadaan Batu Lapis, spot khusus yang berdekatan dengan Pulau Mengkudu. Keduanya menjadi spesial karena adanya fenomena pasir timbul, yang menghubungkan Pulau Mengkudu dan Pulau Sumatra, tergantung kondisi pasang surut air laut.

Photo by meilindaatmodjo

Pemandangan di Pulau Mengkudu sendiri sangat apik. Warna hijau hingga kebiruan begitu dominan, ombak yang relatif tenang, kondisi pantai yang berbatu yang eksotik, plus pemandangan bawah air yang mengesankan.

Photo by y nematodaaa

Anda juga bisa menyaksikan keindahan alam Pulau Mengkudu dari atas bukit. Fenomena pasir timbul dengan jelas bisa Anda lihat.

Photo by meilindaatmodjo

Tunggu apalagi!

Pulau Mengkudu

Cara ke Sana: Dari Pelabuhan Bakauheni, langsung menuju Lampung Selatan di titik persewaan perahu di Desa Kunjir dan desa Waymuli. Perjalanan dilanjutkan dengan kapal dengan biaya Rp25.000 – Rp30.000 per orang dengan lama perjalanan 20 menit. Koordinat di sini.
Tiket Masuk: Rp10.000,- per orang

20. Seperti menyepi di pulau pribadi: Pulau Balak

Bagaimana rasanya bisa memiliki pulau pribadi, liburan di tempat di mana hanya Anda sendiri yang menikmati setiap keistimewaan di dalamnya? Sensasi itu mungkin bisa Anda rasakan di Pulau Balak.

Pulau dengan deretan pohon kelapa, pasir putih dan lautan yang biru ini memunculkan kesan eksotis kepada siapa pun yang ada di didalamnya.

Photo by 7ennifernadine

Yang paling istimewa, selain suasana sepi, asri dan tenang, adalah sensasi menikmati sunset yang indah di ufuk barat.

Photo by putputrisari

Anda juga bisa ber-snorkeling karena pemandangan terumbu karang indah di bawah permukaan laut sayang untuk dilewatkan. Jika beruntung, Anda bisa melihat Nemo, si ikan badut, berseliweran di antara terumbu karang, atau bahkan penyu sisik.

Photo by rini_swasti,halopahawang

Pulau Balak

Lokasi: Sukarame, Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Cara ke Sana: Anda harus ke Dermaga Ketapang, Teluk Ratai, satu jam perjalanan dari kota Bandar Lampung. Perjalanan dilanjutkan dengan perahu atau kapal kecil dengan biaya Rp250.000 per kapal untuk 10-15 orang dengan lama perjalanan sekitar dua jam. Koordinat di sini.

21. Menikmati indahnya lautan dengan parasailing: Pulau Tangkil

Ingin merasakan olahraga air yang menantang di Lampung? Silakan berkunjung ke Pulau Tangkil dan rasakan serunya parasailing.

Pulau Tangkil menjadi satu-satunya spot wisata di Lampung yang menawarkan sensasi menguji adrenalin lewat aktivitas seru di air, mulai dari banana boat, flying fish, snorkeling, kano, jetski, glass bottom dan parasailing.

Photo by novigita,sayetourlampung

Yang paling seru tentunya adalah parasailing. Anda bisa menikmati keindahan alam Pulau Tangkil, birunya laut, bahkan bayangan terumbu karang yang eksotik dari ketinggian.

Photo by aku tj,adityafrans

Dengan ombak yang relatif tenang dan pasir putih, Pulau Tangkil akan memberikan sensasi yang berbeda dari tempat lainnya untuk menikmati sesi liburan Anda.

Photo by wisnus

Pulau Tangkil

Lokasi: Pulau Tangkil, Sukajaya Lempasing, Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung
Jam Operasional: Setiap hari, 06.00 – 18.00
Tiket Masuk: Rp5.000,- untuk masuk ke Pulau Tangkil. Setiap wahana olahraga air memiliki biaya sendiri.
Cara ke Sana: Dari Bandar Lampung menuju ke Pantai Mutun sesuai petunjuk jalan dan diarahkan ke TPI Lempasing. Ikuti petunjuk jalan ke Pantai Mutun untuk melanjutkan perjalanan dengan menggunakan perahu ke Pulau Tangkil selama 30 menit dengan tariff Rp10.000,- PP. Koordinat di sini,

Bagaimana, apakah Anda sudah cukup takjub dengan semua keindahan alam yang ada di Lampung tersebut? Ayo segera berkemas dan rencanakan liburan mendatang ke sana!

Semua yang tercantum di atas merupakan data terakhir pada saat artikel ini dibuat. Jika ada perubahan/update terbaru yang Anda ketahui, silakan informasikan kepada kami untuk segera diperbaharui. Terima kasih!
Beritahu kami

Advertise with us